Pemerintah Kanada baru-baru ini memperbarui peringatan perjalanan untuk tujuh destinasi wisata musim panas yang populer. Peringatan perjalanan tersebut mencakup risiko beragam, mulai dari ancaman terorisme di beberapa bagian Eropa hingga kriminalitas dan peringatan regional di Amerika Tengah dan Karibia.

Perubahan ini penting bagi pelancong yang merencanakan liburan ke Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Kosta Rika, Belize, atau Republik Dominika. Selain penjelasan risiko, ada pula pengumuman terkait persyaratan baru di Eropa yang sebaiknya diketahui jauh sebelum keberangkatan.
Peringatan perjalanan Eropa: ETIAS dan ancaman terorisme
Untuk pelancong yang memasukkan negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Italia, atau Spanyol dalam rencana perjalanan, ada dua hal utama yang perlu dicatat. Pertama, ancaman terorisme menjadi fokus peringatan di beberapa negara, dengan langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan di lokasi-lokasi publik dan tujuan wisata. Di Prancis, misalnya, tingkat kewaspadaan di bawah rencana Vigipirate berada pada level “enhanced vigilance” sehingga dapat terlihat peningkatan kehadiran polisi dan militer di area publik, stasiun transportasi, dan tempat keramaian.
Kedua, sistem European Travel Information and Authorization System (ETIAS) dijadwalkan diluncurkan pada kuartal terakhir 2026. Setelah diberlakukan, warga Kanada harus mengajukan dan membayar otorisasi secara daring sebelum melakukan perjalanan ke salah satu dari 30 negara peserta, untuk kunjungan hingga 90 hari dalam periode 180 hari. Perlu diingat bahwa aplikasi belum dibuka, sehingga waspadai situs yang mengaku menjual otorisasi ETIAS karena kemungkinan besar merupakan penipuan.
Catatan per negara: Prancis, Jerman, Italia, Spanyol
Di Prancis, selain ancaman terorisme, pencopetan dan kejahatan kecil kerap terjadi, khususnya di Paris. Pelancong diimbau waspada terhadap modus pengalihan perhatian seperti menyenggol atau menumpahkan minuman. Hukum lokal juga menetapkan larangan menutupi wajah di tempat umum, termasuk area kedatangan bandara, tanpa pengecualian bagi turis.
Jerman menghadapi peringatan serupa terkait terorisme, dengan catatan tambahan soal peningkatan pencurian paspor di kereta selama musim liburan. Meskipun kejahatan kekerasan relatif jarang, ada insiden yang terkait ekstremisme sayap kanan yang menyasar kelompok etnis, agama, atau politik tertentu.
Baca juga: Prime Minister Abiy Diterima Amir Qatar di Lusail Palace, Menyampaikan Belasungkawa Ethiopia
Italia menyoroti risiko terorisme sekaligus peringatan soal serangan seksual, termasuk terhadap wisatawan; negara ini menyediakan layanan hotline multibahasa 24/7 untuk korban kekerasan berbasis gender dan penguntitan. Beberapa kota juga menegakkan aturan perilaku wisatawan yang ketat—misalnya denda untuk duduk di monumen, makan di atas monumen, berenang di air mancur, atau berpakaian pantai jauh dari pantai. Bagi yang berencana mengunjungi Sisilia atau Kepulauan Aeolian, aktivitas gunung berapi seperti Etna, Stromboli, dan Vulcano dapat menyebabkan gangguan perjalanan berupa abu vulkanik atau evakuasi mendadak.
Spanyol menilai ancaman terorisme pada tingkat yang lebih tinggi dibanding negara tetangga, dan mencatat luasnya kasus pencopetan di Madrid dan Barcelona, terutama di kawasan wisata seperti Las Ramblas, Sagrada Família, Puerta del Sol, dan Plaza Mayor. Ada juga laporan tentang orang yang berpura-pura sebagai polisi berpakaian preman dan meminta melihat paspor atau dompet; jika menemui situasi seperti ini, minta identifikasi resmi sebelum menyerahkan barang.
Risiko di Amerika Tengah dan Karibia: Kosta Rika, Belize, Republik Dominika
Kosta Rika mendapat peringatan terutama karena kriminalitas. Pencurian paspor naik selama musim puncak wisata, termasuk periode Juli-Agustus. Pembobolan mobil di tempat parkir hotel, restoran, dan pantai juga sering terjadi. Peringatan tambahan menyebut tentang minuman beralkohol yang tidak teregulasi mengandung metanol dan telah dikaitkan dengan kematian; disarankan membeli minuman hanya dari tempat yang tepercaya. Musim badai di wilayah ini berlangsung hingga akhir November.
Belize mendapat peringatan “tingkat kehati-hatian tinggi” secara umum, namun wilayah Southside Belize City di selatan Haulover Creek ditetapkan lebih serius dengan anjuran untuk “menghindari perjalanan non-esensial” karena kekerasan geng dan perdagangan narkoba. Tingkat pembunuhan per kapita di negara ini tetap tinggi, dan ada laporan insiden kekerasan terhadap penduduk asing di tujuan wisata seperti Caye Caulker, Placencia, San Pedro, dan Hopkins.
Republik Dominika tetap menjadi tujuan populer, tetapi peringatan menyoroti maraknya kriminalitas kecil termasuk perampokan sambil berkendara oleh pelaku dengan sepeda motor yang merampas tas atau meraih barang dari kendaraan yang berhenti di lampu merah. Perbatasan darat dan laut dengan Haiti ditutup dan dianggap tidak stabil, khususnya sekitar Dajabón. Kasus skimming kartu juga umum, dan pelancong yang terbang masuk diwajibkan mengisi formulir E-ticket sebelum naik pesawat.
Saran praktis sebelum berangkat
Peringatan dapat berubah dengan cepat, sehingga penting memeriksa informasi lengkap dan terkini sebelum memesan atau berangkat. Penduduk Kanada dianjurkan mendaftarkan perjalanan mereka melalui layanan Registrasi Orang Kanada di Luar Negeri untuk tujuan keselamatan. Jika menemui masalah selama berada di luar negeri, Global Affairs Canada menyediakan Emergency Watch and Response Centre yang beroperasi 24/7: telepon +1 613 996 8885, SMS +1 613 686 3658, atau email [email protected].
Mengetahui persyaratan masuk yang baru, mengamankan dokumen perjalanan, dan mewaspadai modus kejahatan lokal adalah langkah penting untuk mengurangi risiko selama liburan. Selalu ikuti arahan otoritas setempat dan konsultasikan pembaruan peringatan sebelum dan selama perjalanan.
